jump to navigation

Hal-hal yang merusak kecantikan kulit June 30, 2009

Posted by forzatina in kecantikan.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Artikel berikut disarikan dari kompas.

Kebanyakan dari problem kecantikan kulit yang dirasakan wanita, dirasakan apabila sudah muncul masalah. Keluhan baru muncul setelah terjadi kerusakan kulit yang bervariasi. Menghindari masalah kulit, mungkin lebih baik daripada menyelesaikan masalahnya. Masalah kulit bisa menghabiskan waktu, biaya dan mendatangkan stress. Tip kecantikan kulit berikut berbicara mengenai hal-hal yang dapat merusak kulit. Semoga berguna.

1. Merokok
Banyak alasan orang merokok, dari menghilangkan rasa bosan atau asam di mulut, untuk iseng, menghabiskan waktu, dan lain-lain. Alasan untuk tidak berhenti merokok justru lebih banyak lagi. Padahal penyakit yang akan ditimbulkan oleh rokok sangatlah berbahaya. Bahkan pemerintah sedang berencana memasang foto kanker di bungkus-bungkus rokok. Jika Anda, para wanita, masih belum bisa berhenti merokok, berhentilah karena rokok akan membuat Anda tampil lebih tua. Ketika Anda merokok, Anda akan memutus kemampuan kulit untuk mendapatkan pasokan oksigen yang dibutuhkan. Tanpa oksigen optimal, sel kulit tak bisa memperbaharui diri. Hal ini akan mendorong proses kulit berkerut lebih cepat, merusak kulit, dan menahan perbaikan kulit. Selain kerutan yang akan jelas terlihat di sekitar bibir, kulit tubuh Anda pun akan makin terlihat kusam dan kehilangan elastisitasnya.

(more…)

Membuang Flex Hitam atau Mengupas Wajah July 29, 2008

Posted by forzatina in Wanita, kecantikan.
Tags: , , , ,
20 comments

Flek bekas jerawat selalu menjadi masalah yang merisaukan wanita. Berbagai macam cara dilakukan dan ditempuh agar flek yang mengganggu penampilan tersebut hilang dari wajah. Kadang cara yang ditempuh dapat mendatangkan hasil yang sukses dan wajah akan menjadi bersih mulus kembali. Tetapi kadang pula akan mengakibatkan keadaan yang makin parah, seperti wajah menjadi merah, flek makin menebal, jerawat bermunculan, kulit terkelupas dan lain-lain. Berikut adalah beberapa pengalaman teman yang sempat merasakan akibat yang tidak enak dalam rangka membuang flek.


Merkuri
Salah satu teman yang merasakan wajah menjadi merah dan kulit terkelupas, adalah (sebut saja) Amel. Amel aku kenal beberapa bulan lalu. Dia adalah pengusaha retail IT rekanan suamiku, sehingga sering berurusan dengan suami dan akhirnya akrab dengan aku, kecuali untuk urusan bisnis. Pertama kenal, Amel memang cantik, tetapi wajahnya memang penuh dengan flek dan jerawat. Sehingga tentu saja agak berkurang kecantikannya. Setelah akrab beberapa lama, tiba-tiba dia menghilang. Tentu saja akhirnya saya bertanya-tanya, mungkin ada perselisihan bisnis dengan suami. Tetapi waktu saya tanya, suami berkata urusan bisnis masih lancar meski memang cuma anak buahnya yang datang.
Akhirnya satu bulan lebih Amel muncul lagi, dengan penampilan baru. Wajahnya mulus dan segar, bersih tanpa flek dan jerawat. Ternyata selama satu bulan Amel bersembunyi dan mematikan kontak dengan sekitarnya karena wajahnya sedang “berganti kulit” (demikian dia mengistilahkan). Menurut ceritanya, wajahnya menjadi merah jika kena sinar matahari, merahnya merah seperti daging rebus. Selain itu wajahnya pun menjadi bersisik karena kulitnya mengelupas, dan pada bagian fleknya menjadi luka.
Obat atau ramuan apa yang dipakai oleh Amel? Ternyata obat yang dipakainya adalah obat yang justru hanya ada di pasar tradisional. Obat tersebut dibelinya seharga Rp. 30.000, tidak semahal obat penghilang flek yang ditawarkan di TV yang mencapai sekitar Rp. 200.000,00 sampai Rp. 300.000,00.

Salah Produk?
Teman yang lain mengalami hal yang berbeda dengan Amel. Endang adalah karyawati sebuah boutik dimana aku sering membeli baju. Semula wajahnya mulus dan cantik, tetapi Endang menjadi kebingungan ketika suatu saat beberapa jerawat muncul menghiasi wajahnya. Akhirnya diapun membeli sebuah produk pemutih yang sekaligus dapat menjadi pemunah jerawat, dari sebuah merek kosmetik yang terkenal.
Namun apa dikata beberapa hari menggunakan produk tersebut, jerawatnya seperti dibakar dan memerah, kemudian mati, tetapi membekas hitam, lebih parah dan lebih mengganggu daripada jerawat yang dahulu.
Akhirnya, Endang pun menghentikan pemakaian produk tersebut dan membiarkan wajahnya seperti biasanya. Hanya memakai bedak saja. Untung bagi Endang bahwa fleknya memudar dan menghilang, meski cukup memakan waktu.

Hal-hal tersebut menjadi pelajaran bagi saya untuk selanjutnya. Produk-produk kosmetik memang ada yang bagus. Tetapi mungkin bukan didisain untuk jenis kulit yang kita miliki. Mungkin juga kulit kita memiliki sensitivitas berlebih terhadap suatu bahan tertentu, dengan akibat yang tidak kita ketahui.
Test, berbagi pengalaman, dan konsultasi kulit adalah hal penting dalam memilih produk kosmetik yang sesuai.

Namun saya sepertinya mempunyai solusi sendiri dalam merawat wajah, rambut dan kulit. Herbal dan ramuan tradisional mungkin tidak memberi solusi instan, tetapi dapat dipercaya, luar dan dalam. Seperti hukum magnet, magnet instan cepat hilangnya, besi berani asli tidak akan hilang kapanpun. Lagian, menurut saya kecantikan itu berasal dari dalam diri kita (inner beauty).
Lihat tulisan saya mengenai herbal dan ramuan tradisional untuk kecantikan.